Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie.
Aksaramedia.com, SAMARINDA – Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) di Kota Samarinda dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan warga jika dikelola secara optimal. Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa manfaat program ini hanya dapat dirasakan maksimal apabila pelaksanaan di lapangan benar-benar berjalan sesuai arahan.
Novan menjelaskan bahwa Probebaya dirancang untuk mencakup dua fokus utama pembangunan. “Ada dua arahan, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas,” jelasnya.
Menurutnya, aspek peningkatan kualitas juga harus mendapat perhatian serius, termasuk di sektor pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa Probebaya tidak boleh sekadar menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga harus meningkatkan kapasitas SDM di tingkat lingkungan.
Karena itu, ia mendorong agar setiap pelatihan dan program nonfisik disesuaikan dengan kebutuhan riil warga.
“Pelatihan keterampilan misalnya, harus menjawab tantangan lingkungan sekitar maupun pasar kerja. Keterampilan harus sesuai dengan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Politikus Golkar tersebut juga menyoroti peran penting Kelompok Masyarakat (Pokmas) sebagai pelaksana teknis di lapangan.
Ia menilai keberhasilan Probebaya sangat ditentukan oleh tata kelola Pokmas, mulai dari perencanaan hingga pelaporan.
“Tinggal bagaimana program itu benar-benar dikelola oleh Pokmas itu sendiri,” pungkasnya. *(Adv/DPRD Samarinda/gt)
